"..Sampaikanlah kalian daripadaku walaupun sepotong ayat."
[Hadis riwayat Imam al-Bukhari (3461) dalam Sahih-nya]
Ada dua keadaan doa tidak ditolak,
Yang pertama ketika azan,
Barangsiapa yang berdoa selepas azan,
(dengan doa khusus selepas azan)
Kata Nabi Saw, "Wajib dia mendapat syafaat aku (nanti) di hari kiamat".
'Mintalah kamu kepada Allah untuk aku Al-Wasilah',
(doa ada dalam doa selepas azan).
Al-Imam An-Nawawi ada menyebutkan,
Orang kalau selepas azan kemudian membaca,
Subahanallah 10x
Kemudian Lailahilallah 10x
Alhamdulillah 10x
Allahuakbar 10x
Pada waktu sebut lailahaillallah,
Allah menjawab 'ini untuk Aku!'
Ketika menyebut Subhanallah,
Allah menjawab 'ini untuk Aku!'
Ketika menyebut Alhamdulillah,
Allah menjawab 'ini untuk Aku!'
Ketika menyebut Allahuakbar,
Allah menjawab 'ini untuk Aku!'
Ketika sebut Astaghfirullah..
Allah menjawab 'ini untuk Hamba-Ku!'
Yakni diberi ampun, setelah berzikir,
Empat zikir ini 10x,10,x10x,10x,
Yakni maknanya kalau kita selepas azan,
Dan kemudian solat sunat qobliah,
Mulakan zikir,
Bukan hanya waktu di madrasah (sekolah) saja,
Bukan hanya waktu di (majlis ilmu) ini saja,
Di rumah ke, waktu musafir ke,
Kena diamalkan juga..